Bunga Deposito BRI 2026: Simulasi, Suku Bunga Terbaru, dan Cara Hitungnya
Kaltor.id - Tahukah kamu kalau bunga deposito bri ternyata punya skema yang sedikit berbeda dibanding kebanyakan bank BUMN lain, di mana tenor pendek justru sering memberikan imbal hasil lebih tinggi dibanding tenor panjang? Fakta ini jarang disadari nasabah baru yang mengira semakin lama menyimpan dana, semakin besar pula bunga yang didapat. Di BRI, justru skema bunga tenor pendek semacam inilah yang jadi daya tarik tersendiri bagi kamu yang ingin menyimpan dana dengan jangka waktu fleksibel tanpa kehilangan potensi keuntungan.
Simulasi dan perhitungan bunga deposito secara akurat menjadi kunci utama agar kamu bisa memaksimalkan keuntungan sebelum benar-benar menaruh dana di BRI. Pola bunga yang unik tadi, yakni cara BRI mengatur besaran imbal hasil per tenor, ternyata berkaitan erat dengan bagaimana kamu menghitung dan membandingkan opsi simpanan sebelum memutuskan tenor mana yang paling menguntungkan. Dengan memahami bunga deposito bri secara menyeluruh, kamu bisa menghindari kesalahan umum yang sering bikin nasabah rugi waktu dan potensi cuan.
| Bunga Deposito BRI 2026 |
Apa Itu Bunga Deposito BRI?
Pengertian Deposito Berjangka
Deposito berjangka adalah produk simpanan bank yang mengharuskan kamu menempatkan dana dalam periode tertentu, mulai dari 1 bulan hingga 36 bulan, tanpa bisa ditarik sebelum jatuh tempo. Sebagai imbalannya, bank memberikan bunga deposito bri yang jauh lebih tinggi dibanding bunga tabungan biasa.
Cara Kerja Bunga Deposito
Bunga dihitung berdasarkan persentase tahunan (per annum) yang dikonversi ke periode simpanan kamu. Semakin sesuai nominal dan tenor yang dipilih dengan kondisi suku bunga yang berlaku, semakin optimal pula hasil yang kamu terima di akhir masa simpanan.
Besaran Bunga Deposito BRI Terbaru 2026
Bunga Deposito Tenor 1, 3, 6, dan 12 Bulan
Berdasarkan suku bunga deposito bri terbaru per Juni 2026, BRI menawarkan bunga sebesar 3,25% hingga 3,50% per tahun untuk tenor 1 dan 3 bulan, sementara tenor 6 bulan hingga 36 bulan dipatok di angka 3% per tahun. Kamu bisa melihat kalau tenor pendek justru menawarkan bunga lebih kompetitif dibanding tenor panjang, kondisi yang cukup jarang terjadi di bank BUMN lain.
Faktor yang Memengaruhi Besaran Bunga
Beberapa faktor yang memengaruhi besaran bunga antara lain kebijakan BI-Rate dari Bank Indonesia, nominal simpanan, kondisi likuiditas perbankan, serta kebijakan internal BRI itu sendiri. Kenaikan BI-Rate biasanya turut mendorong penyesuaian pada tabel bunga deposito bri secara bertahap.
Cara Menghitung Bunga Deposito BRI
Rumus Perhitungan Bunga Deposito
Rumus dasar untuk cara menghitung bunga deposito bri adalah: Bunga = (Nominal Deposito x Suku Bunga x Jumlah Hari Tenor) / 365. Rumus ini menghasilkan bunga kotor sebelum dipotong pajak.
Contoh Simulasi Perhitungan
Misalnya kamu menyimpan Rp50.000.000 dengan bunga 3% per tahun untuk tenor 6 bulan atau 183 hari. Maka perhitungannya: Rp50.000.000 x 3% x 183/365 = Rp752.876 sebagai bunga kotor sebelum pajak.
Pajak Bunga Deposito BRI
Ketentuan Pajak Deposito
Sesuai aturan pemerintah, bunga deposito dikenakan pajak bunga deposito sebesar 20% dari total bunga yang kamu terima, berlaku untuk simpanan di atas Rp7.500.000.
Cara Menghitung Bunga Bersih Setelah Pajak
Melanjutkan simulasi di atas, bunga kotor Rp752.876 dikurangi pajak 20% atau Rp150.575, sehingga bunga bersih yang kamu terima adalah sekitar Rp602.301 untuk tenor 6 bulan.
Jenis-Jenis Deposito BRI
Deposito Rupiah
Ini jenis deposito bri paling umum, dengan setoran awal mulai Rp5.000.000 melalui internet banking atau Rp10.000.000 lewat kantor cabang.
Deposito Valas
Bagi kamu yang punya dana dalam mata uang asing seperti USD, BRI juga menyediakan opsi deposito valas dengan skema bunga tersendiri.
Deposito Online (BRImo)
Melalui aplikasi BRImo, kamu bisa membuka deposito secara online tanpa perlu datang ke kantor cabang, cukup dengan beberapa langkah saja lewat ponsel.
Keuntungan Menyimpan Dana di Deposito BRI
Bayangkan dana kamu berkembang secara pasti setiap bulan tanpa perlu memantau pasar saham atau risiko fluktuasi harga — itulah salah satu daya tarik utama deposito. Selain keuntungan deposito bri berupa bunga tetap, dana kamu juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, menjadikannya salah satu instrumen investasi paling aman untuk pemula maupun profesional.
Syarat dan Cara Membuka Deposito BRI
Untuk memenuhi syarat buka deposito bri, kamu hanya perlu menyiapkan KTP, NPWP jika ada, rekening tabungan BRI aktif sebagai rekening induk, dan dana sesuai minimal setoran. Prosesnya bisa dilakukan secara online lewat BRImo maupun offline di kantor cabang terdekat.
Apakah Deposito BRI Masih Layak di 2026?
Melihat tren suku bunga acuan BI yang sempat naik ke 5,25% pada Juni 2026, ada peluang bunga deposito bri akan ikut menyesuaikan ke depan. Justru di sinilah letak peluang tersembunyi yang bisa kamu manfaatkan, yaitu menabung deposito saat suku bunga masih kompetitif sebelum tren pasar berubah arah. Dengan kombinasi keamanan LPS, kemudahan BRImo, dan skema tenor pendek yang menguntungkan, deposito BRI tetap jadi opsi rasional untuk kamu yang mengutamakan keamanan dana dibanding potensi cuan besar tapi berisiko tinggi.
Sudah Siap Menentukan Tenor Deposito Kamu?
Pada akhirnya, kamu sendiri yang paling tahu kebutuhan finansial jangka pendek maupun jangka panjang, jadi jangan ragu membandingkan dulu antar tenor sebelum menaruh dana besar. Jika kamu ingin dana tetap likuid dalam waktu dekat, tenor 1 sampai 3 bulan bisa jadi pilihan tepat, tapi kalau kamu punya rencana jangka panjang, tenor 6 bulan ke atas dengan bunga stabil di kisaran 3% tetap layak dipertimbangkan. Yuk, cek langsung simulasi bunga deposito bri lewat BRImo dan mulai rencanakan tabungan masa depanmu sekarang juga.