Cara Menghitung Bunga Deposito BRI 10 Juta: Rumus, Contoh, dan Simulasi Lengkap 2026
Kaltor.id - Tahukah kamu kalau Bank Rakyat Indonesia (BRI) merupakan salah satu bank tertua di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1895, jauh sebelum negara ini merdeka? Fakta ini jarang diketahui banyak orang, padahal usia panjang BRI jadi salah satu alasan kenapa produk simpanan berjangka di bank ini masih jadi favorit masyarakat sampai sekarang, apalagi buat kamu yang baru mau mulai investasi dengan dana yang terbatas.
Bank pelat merah berusia lebih dari satu abad itu kini menawarkan skema deposito yang bisa kamu mulai dari modal terjangkau, dan salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah cara menghitung bunga deposito BRI 10 juta supaya kamu tahu persis berapa keuntungan yang bakal kamu terima sebelum memutuskan menyimpan dana. Di artikel ini, kamu bakal kaget begitu tahu ternyata selisih keuntungan dari pemilihan tenor yang salah bisa bikin uangmu "tertidur" lebih lama tanpa hasil yang maksimal.
| Cara Menghitung Bunga Deposito BRI 10 Juta |
Apa Itu Deposito BRI dan Kenapa Layak Dipertimbangkan?
Pengertian Deposito Berjangka
Deposito adalah produk simpanan yang dananya hanya bisa kamu tarik setelah jangka waktu atau tenor tertentu, mulai dari 1 bulan sampai 36 bulan. Sebagai gantinya, kamu mendapat suku bunga deposito BRI terbaru yang jauh lebih tinggi dibanding bunga tabungan biasa.
Keunggulan Deposito Dibanding Tabungan Biasa
Selain bunganya lebih tinggi, deposito juga dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) selama memenuhi syarat tertentu, jadi risikonya relatif rendah. Cocok buat kamu yang mau "memaksa diri" disiplin menabung tanpa tergoda menarik dana sebelum waktunya.
Suku Bunga Deposito BRI Terbaru
Rincian Bunga Berdasarkan Tenor
Per pertengahan 2026, BRI menawarkan bunga deposito rupiah sekitar 3,25% - 3,50% per tahun untuk tenor 1 dan 3 bulan, sedangkan untuk tenor 6 sampai 36 bulan bunganya berada di kisaran 3% per tahun. Angka ini bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan BI-Rate dari Bank Indonesia, jadi selalu cek angka terbaru sebelum kamu membuka rekening.
Faktor yang Memengaruhi Besaran Bunga
Besaran bunga yang kamu terima dipengaruhi oleh tenor yang dipilih, nominal simpanan, serta kondisi suku bunga acuan nasional. Semakin panjang tenor, biasanya semakin besar pula persentase bunganya, meski tidak selalu linear.
Rumus Menghitung Bunga Deposito BRI
Rumus Dasar Bunga Per Tahun
Berikut rumus bunga deposito yang paling dasar dan wajib kamu pahami:
Cara Menghitung Bunga Per Bulan
Karena deposito biasanya dihitung per tenor bulanan, rumus di atas perlu disesuaikan:
Perhitungan Pajak Bunga Deposito
Pajak bunga deposito BRI mengikuti aturan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 20% dari bunga kotor yang kamu terima, khusus untuk deposito dengan nominal di atas Rp7,5 juta. Jadi hasil bunga bersih yang masuk ke rekeningmu adalah bunga kotor dikurangi pajak tersebut.
Simulasi Bunga Deposito BRI 10 Juta
Berikut simulasi deposito BRI 10 juta memakai asumsi bunga yang berlaku saat ini (angka bisa berubah, jadi selalu cek suku bunga resmi sebelum menyetor):
Tenor 1 Bulan (bunga ± 3,25%)
Bunga kotor sekitar Rp27.083. Setelah dipotong pajak 20%, bunga bersih yang kamu terima sekitar Rp21.666.
Tenor 3 Bulan (bunga ± 3,50%)
Bunga kotor sekitar Rp87.500. Setelah pajak, bunga bersih sekitar Rp70.000.
Tenor 6 Bulan (bunga ± 3%)
Bunga kotor sekitar Rp150.000. Setelah pajak, bunga bersih sekitar Rp120.000.
Tenor 12 Bulan (bunga ± 3%)
Bunga kotor sekitar Rp300.000 setahun. Setelah pajak, bunga bersih sekitar Rp240.000.
Perbandingan Hasil Akhir Tiap Tenor
Syarat dan Cara Membuka Deposito BRI 10 Juta
Syarat Setoran Awal
Syarat buka deposito BRI untuk setoran awal Rp10 juta berlaku jika kamu membuka rekening lewat unit kerja atau kantor cabang BRI. Sementara lewat internet banking atau aplikasi, setoran awal minimalnya lebih rendah, yaitu Rp5 juta, dengan batas maksimal Rp100 juta.
Dokumen yang Diperlukan
Langkah Membuka Deposito via BRImo
Cara buka deposito BRI online lewat aplikasi BRImo cukup mudah: masuk ke aplikasi, pilih menu deposito, tentukan nominal dan tenor sesuai kebutuhanmu, periksa suku bunga yang tertera, lalu konfirmasi dengan PIN. Prosesnya bisa selesai hanya dalam hitungan menit tanpa perlu antre ke kantor cabang.
Tips Memaksimalkan Keuntungan Deposito BRI
Memilih Tenor Sesuai Kebutuhan
Sesuaikan tenor dengan rencana keuanganmu. Kalau dana memang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat, tenor lebih panjang biasanya memberi bunga yang lebih stabil.
Manfaatkan Fitur ARO (Automatic Roll Over)
Fitur ARO membuat depositomu otomatis diperpanjang saat jatuh tempo, sehingga kamu tidak perlu repot membuka rekening baru setiap kali tenor berakhir.
FAQ Seputar Bunga Deposito BRI
Apakah Bunga Deposito BRI Kena Pajak?
Ya, bunga deposito dengan nominal di atas Rp7,5 juta dikenakan PPh Final sebesar 20% dari bunga kotor.
Berapa Minimal Deposito BRI?
Minimal setoran awal Rp5 juta lewat aplikasi, atau Rp10 juta jika dibuka lewat kantor cabang.
Bisakah Deposito Dicairkan Sebelum Jatuh Tempo?
Bisa, namun biasanya kamu akan dikenakan penalti sehingga bunga yang diterima jadi lebih kecil dari perhitungan normal.
Jadi, Berapa Sebenarnya yang Bisa Kamu Dapatkan?
Kalau kamu perhatikan lagi seluruh simulasi di atas, jelas terlihat bahwa cara menghitung bunga deposito BRI 10 juta sebenarnya tidak rumit — yang penting kamu tahu tenor, suku bunga yang berlaku, dan potongan pajaknya. Dengan modal Rp10 juta saja, kamu sudah bisa merasakan manfaat instrumen simpanan yang jauh lebih menguntungkan dibanding membiarkan uang mengendap di tabungan biasa.
Menurutmu, mana yang lebih masuk akal: membiarkan uang "diam" di tabungan dengan bunga nyaris nol, atau memindahkannya ke deposito yang jelas-jelas memberi hasil pasti setiap bulan? Yang jarang disadari banyak orang, selisih kecil dari pemilihan tenor yang tepat ternyata bisa terus berlipat kalau kamu konsisten memakai fitur roll over setiap tahunnya. Sebelum menyetor, pastikan kamu selalu mengecek suku bunga resmi terbaru langsung dari sumber terpercaya berikut ini: