Bunga Deposito BRI Saat Ini: Tabel Suku Bunga Terbaru per Tenor & Cara Hitung Hasilnya
Kaltor.id - Kamu lagi cari tahu bunga deposito bri saat ini karena angka di brosur ternyata belum tentu sama dengan uang yang mendarat di rekeningmu? Jurang antara bunga yang dijanjikan di layar dan hasil yang benar-benar dibawa pulang setelah dipotong pajak sering luput dari perhatian nasabah baru, dan di situlah keuntungan bisa bocor tanpa terasa. Bayangkan dua orang menaruh dana sama besar di bank yang sama, tapi pulang dengan hasil berbeda hanya karena salah memilih jangka waktu. Berdasarkan pemantauan pemberitaan suku bunga deposito bank BUMN sepanjang 2026, kejadian seperti ini ternyata cukup sering terjadi.
Jarak antara angka promosi dan uang bersih itulah yang mendorong lahirnya tulisan ini, yaitu memberi informasi suku bunga deposito BRI yang mudah dipahami, lengkap dengan tabel per tenor, syarat setoran awal, cara menghitung keuntungan setelah pajak, dan tips memilih tenor yang sesuai tujuan keuangan kamu. Yuk, kita bedah satu per satu.
| Tabel Suku Bunga Terbaru per Tenor & Cara Hitung Hasilnya |
Berapa Bunga Deposito BRI Saat Ini?
Ringkasan suku bunga deposito BRI terbaru
Menurut pemberitaan Juni 2026, suku bunga deposito BRI untuk tenor 1 dan 3 bulan berada di kisaran 3,25% hingga 3,50%, sedangkan tenor 6 sampai 36 bulan dipatok 3% per tahun. Laporan akhir April 2026 juga mencatat tenor 3 bulan sebagai yang tertinggi.
Kenapa bunga deposito bisa berubah-ubah?
Bunga deposito bergerak mengikuti BI-Rate, kondisi likuiditas perbankan, dan strategi bank menarik dana nasabah. Makanya angka hari ini bisa berbeda bulan depan, dan kamu perlu mengeceknya sebelum membuka rekening.
Tanggal pembaruan data dan sumber resmi
Data di artikel ini bersumber dari media keuangan periode Januari sampai Juni 2026. Sebelum menyetor, cocokkan dengan situs resmi BRI atau kantor unit terdekat, karena bank bisa memperbarui tarif kapan saja.
Tabel Suku Bunga Deposito BRI per Tenor
Bunga deposito BRI tenor 1 bulan dan 3 bulan
Untuk jangka pendek, bunga deposito BRI 1 bulan tercatat sekitar 3,25% sampai 3,35%, sementara bunga deposito BRI 3 bulan mencapai 3,50%. Cocok buat dana yang ingin cepat diputar kembali.
Bunga deposito BRI tenor 6 bulan dan 12 bulan
Tenor 6 bulan dan 12 bulan berada di level 3% per tahun. Ya, kamu tidak salah baca: tenor yang lebih singkat justru bisa menawarkan bunga lebih tinggi daripada tenor yang lebih panjang.
Bunga deposito BRI tenor 24 dan 36 bulan
Tenor 24 bulan dan 36 bulan juga stabil di 3% menurut data yang dipantau. Pilih tenor ini hanya kalau kamu yakin dana tidak akan terpakai dalam waktu dekat.
Apakah nominal simpanan memengaruhi bunga?
Tabel yang dimuat media menunjukkan tarif BRI umumnya seragam untuk semua rentang nominal, dari di bawah Rp100 juta sampai di atas Rp2 miliar. Hanya tenor 1 bulan yang sempat tercatat berbeda tipis sesuai nominal.
Syarat dan Setoran Awal Deposito BRI
Setoran minimal lewat unit kerja BRI
Kalau kamu membuka lewat unit kerja, setoran awal deposito BRI minimal Rp10 juta, sehingga jalur ini lebih cocok untuk dana yang cukup besar.
Setoran minimal lewat internet banking
Lewat internet banking, laporan April 2026 menyebut setoran awal mulai Rp1 juta, sedangkan laporan Januari mencatat Rp5 juta. Artinya ketentuan bisa berubah, jadi cek dulu di layanan BRI.
Dokumen yang perlu disiapkan
Cara Hitung Bunga Deposito BRI
Rumus dasar hitung bunga deposito
Cara hitung bunga deposito BRI paling praktis memakai rumus ini: bunga = nominal × suku bunga per tahun × tenor (bulan) ÷ 12. Rumus tersebut cukup untuk membuat simulasi bunga deposito BRI sederhana.
Contoh simulasi deposito Rp10 juta, Rp50 juta, dan Rp100 juta
Cara menghitung bunga bersih setelah pajak
Bunga deposito dikenai PPh final 20% yang umumnya berlaku untuk simpanan di atas Rp7,5 juta. Jadi hasil ketiga contoh tadi masing-masing sekitar Rp120.000, Rp350.000, dan Rp2.400.000.
Tenor Mana yang Paling Menguntungkan?
Deposito jangka pendek untuk dana fleksibel
Butuh dana yang fleksibel? Tenor 1 atau 3 bulan memberi imbal hasil tertinggi sekaligus jatuh tempo cepat, jadi uangmu tidak terkunci lama.
Deposito jangka panjang untuk tujuan keuangan tertentu
Untuk dana pendidikan atau uang muka rumah yang baru terpakai 1 sampai 3 tahun lagi, tenor panjang memberi kepastian bunga tetap, meski selisihnya kecil.
Tips memilih tenor sesuai kebutuhan
Kelebihan dan Kekurangan Deposito BRI
Keunggulan: aman, bunga pasti, dijamin LPS
Deposito BRI aman karena dikelola bank BUMN besar, bunganya pasti selama tenor, dan simpanan dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, selama bunganya tidak melewati tingkat bunga penjaminan yang tercatat 3,50% pada April 2026.
Kekurangan: dana tidak fleksibel dan ada penalti pencairan awal
Dananya tidak fleksibel, dan mencairkan sebelum jatuh tempo biasanya kena penalti. Bunganya juga bukan yang tertinggi dibanding instrumen investasi lain.
Perbandingan singkat dengan tabungan biasa
Bunga tabungan umumnya lebih rendah tetapi dana bisa ditarik kapan saja, sementara deposito menukar kebebasan itu dengan imbal hasil yang lebih baik.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Apakah bunga deposito BRI tetap selama tenor?
Umumnya ya, tarif berlaku sejak penempatan sampai jatuh tempo. Tapi saat diperpanjang otomatis, kamu mengikuti tarif baru yang berlaku.
Apakah deposito BRI dijamin LPS?
Ya, selama masih dalam batas penjaminan dan bunganya tidak melebihi tingkat bunga penjaminan.
Apakah bisa buka deposito BRI lewat aplikasi?
Kamu bisa buka deposito BRI online lewat layanan internet banking dengan setoran awal yang lebih ringan dibanding unit kerja.
Layakkah Deposito BRI untuk Kamu?
Ringkasan poin penting
Ringkasnya, bunga deposito bri saat ini berkisar 3% sampai 3,50%, dengan tenor pendek sebagai yang tertinggi, dan hasil bersihmu hanya 80% dari bunga bruto karena pajak.
Ajakan cek bunga terbaru dan coba simulasi di Kaltor.id
Sebelum menyetor, cek tarif terbaru di situs resmi BRI, lalu coba hitung sendiri hasilnya lewat simulasi di Kaltor.id.
Masih Ragu Buka Deposito? Ini yang Sebaiknya Kamu Lakukan Hari Ini
Menurut kami, kamu sebaiknya tidak memilih deposito hanya karena angka bunganya terlihat besar. Kamu perlu menentukan dulu kapan uang itu dibutuhkan, lalu pilih tenor yang pas, sisakan dana darurat di tabungan, dan hitung hasil bersihnya. Kalau kamu ingin mulai, coba dengan nominal kecil dulu supaya kamu paham alurnya sebelum menaruh dana besar.